Kabupaten Jember Belum Bebas Konflik Perguruan Silat

0
2014
tawur
Rumah milik salah satu warga yang dirusak oleh massa dari salah satu perguruan silat di Jember

JEMBER, BP –Kabupaten Jember masih belum ‘bebas’ dari konflik antar perguruan silat, terbaru perseteruan antar perguruan silat kembali terjadi di wilayah Kecamatan Rambipuji Jember, AK warga Desa Pecoro Kecamatan Rambupuji salah satu anggota perguruan silat Kera Sakti menjadi korban dari aksi perusakan rumahnya yang diduga dilakukan oleh kelompok perguruan silat lainnya.

Bahkan akibat dari peristiwa perusakan rumahnya pada Sabtu (8/1/2021) ini, dimana kaca rumahnya juga pecah oleh kelompok perguruan silat, juga membuat pria yang sehari-hari jualan buah-buahan ini mengalami luka-luka.

Tidak hanya AK, salah satu karyawannya juga menjadi sasaran dari aksi kelompok perguruan silat yang merusaknya, yang diperkirakan jumlahnya mencapai 300 orang.

“Memang awalnya ada perselisihan mas, tepatnya pas awal tahun baru, saat itu saya sempat terluka, tapi sudah diselesaikan, eh gak taunya kemarin tiba-tiba ada 300 orang yang datang kerumah saya dan melakukan perusakan, bahkan sopir saya juga ikut menjadi sasaran massa,” ujar AK saat ditemui dirumahnya.

Kapolsek Rambipuji AKP. Sucipto, saat dikonfirmasi membenarkan adanya aksi perusakan rumah warga di wilayah hukumnya, sedangkan mengenai sopir pemilik rumah yang juga ikut menjadi korban sasaran massa, dikarenakan pada saat massa datang si sopir sedang melakukan panggilan vidio call, namun oleh massa dikira sedang merekam.

“Awalnya si sopir melakukan percakapan melalui video call ketika rombongan perguruan silat sedang melakukan aksinya, dikira merekam maka salah satu warga perguruan silat itu memukul sopir, dan akhirnya sopir melaporkan kejadian ini ke pihak kami,” ujar Kapolsek Rambipuji.

Karena melibatkan dua perguruan silat, dan tidak ingin ada hal-hal yang bertambah membuat suasana semakin tidak kondusif, pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan jajaran Sat Samapta Polres Jember dengan melakukan penyisiran kelompok massa yang melakukan perusakan rumah warga.

“Hari ini kami terus melakukan pengamanan untuk menjaga Kamtibmas, dan kami juga berharap masyarakat maupun aparat bisa bekerjasama lebih intens untuk melakukan komunikasi terkait adanya pergerakan massa perguruan silat yang bisa meresahkan,” ujar Kasat Samapta Polres Jember AKP. Eko Basuki. Lebih lanjut, pihaknya akan memburu dan mencari otak dan provokator dalam aksi ini. “Sampai saat ini kami dari pihak kepolisian akan terus mencari si pembuat onar dan pengerusakan, bagaimana juga hukum akan tetap kami tegakan untuk menjaga situasi kondusif,” pungkas Kapolsek. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here