Terdampak Pandemi, PT Bayer Indonesia Melalui Mercy Coprs Indonesai Bantu Ratusan Petani Jeruk di Semboro

0
285
Abdul Hadi (naju merah tengah) saat mendampingi petugas mendata petani yang mengambil bantuan dari Bayer

Dimasa pandemi, banyak masyarakat yang terdampak, baik dari segi ekonomi maupun sosial, berbagai bantuan stimulan baik dari pemerintah maupun pihak swasta terus bergulir, setidaknya hal ini yang dirasakan oleh sekitar 600 petani jeruk yang ada di Desa Desa Sidomulyo Kecamatan Semboro Jember.

Ratusan petani jeruk yang ada di desa tersebut, mendapatkan bantuan paket obat-obatan jenis Fungisida dan Insektisida sebanyak 600 paket, dimana per paketnya ada Movento 100 ml (3 Pcs) dan Antracol 250 gram (3 Pcs) Perkiraan senilai Rp. 500 ribu. “Untuk Desa Sidomulyo sendiri ada 600 petani yang mendapatkan bantuan, dan di Semboro hanya tiga desa saja, yakni Desa Sidomulyo, Desa Semboro dan Desa Rejoagung,” ujar Abdul Hadi salah satu pengurus Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani)Desa Sidomulyo saat ditemui media ini pada Kamis Waktu

Sedangkan untuk Kabupaten Jember sendiri, menurut Abdul Hadi, Jumlah bantuan obat-obatan dari PT Bayer Indonesia yang pendistribusiannya melalui Mercy Corps Indonesia, total mencapai 8500 petani Komoditi Jeruk dan Kol (Kubis).

“Kalau totalnya di Jember, Insya Allah Mencapai 8500 an, dan Alhamdulillah desa kami mendapat kuota yang paling banyak dibanding desa lainnya, karena untuk bisa mendapatkan bantuan ini, ada kriteria yang harus dipenuhi, diantaranya memiliki lahan maksimal 0.5 hektar dan tergabung dalam kelompok tani,” tambah Abdul Hadi.

Abdul Hadi juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada PT. Bayer Indonesia dan Mercy Corps Indonesia yang sudah membantu pendistribusian obat-obatan yang memang benar-benar dibutuhkan oleh petani jeruk di tengah pandemi covid 19.

“Kami mewakili 14 kelompok tani yang ada di Desa Sidomulyo menyampaikan rasa terima kasihnya kepada PT. Bayer Indonesia dan Mercy Corps Indonesia yang sudah memberikan bantuan ini kepada petani Jeruk di Desa kami dan ini sangat bermanfaat sekali bagi kami, apalagi di masa pandemi seperti saat ini,” ujar Abdul Hadi.

Dari pantauan media ini, penyaluran bantuan ini juga terlihat mematuhi protokol kesehatan, hal ini terlihat cara pengurus Gapoktan membagikan bantuan tersebut, dimana penyaluran dilakukan selama dua hari, dan mewajibkan petani yang mengambil untuk mengenakan masker.

“Pendistribusian bantuan ini dilakukan selama dua hari, yakni kemarin dan hari ini, dan untuk petani yang sudah terdata sebagai penerima bantuan, waktu mengambil juga diwajibkan mengenakan masker, sehingga kami benar-benar merapkan protokol kesehatan ketat, hal ini semata-mata untuk mencegah penyebaran covid-19,” bebernya.

Sementara itu, Waseso Kepala Desa Sidomulyo yang ikut memantau langsung pendistribusian bantuan ini, kepada media ini mengatakan, bahwa pihaknya mengapresiasi dengan langkah yang sudah dilakukan oleh Gapoktan selain membantu petani, proses penyalurannya juga mematuhi protokol kesehatan yang ketat.

“Kami sangat mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh Gapoktan di desa kami, selain rasa kepedulian yang tinggi dalam membantu sesama petani, warga juga patuh akan protokol kesehatan, karena memang sejak pandemi covid, kami dari pemerintah desa selalu memberikan himbauan kepada warga untuk menerapkan 3 M (Memakai Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak. Mewakili Masyarat Sidomulyo, saya kepala Desa mengucapkan terimakasih atas Bantuan yang di Berikan PT Bayer Indonesia Ini melalui Mercy Corps Indonesia Kepada Petani Kami. red),” beber Waseso yang didampingi Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Sidomulyo. 

Sebelumnya Bantuan ini di serahkan langsung Oleh PT Bayer Indonesia Melalui Mercy Coprs Indonesia kepada Gapoktan pada tanggal 29 Desember 2020, dimana dalam acara pendistribusian tersebut di hadiri langsung oleh Bapak Yudha Teritorial Manager (TM PT Bayer Indonesia) Area Jember, Bapak Ahmad Zairudin Cluster Coordinator Mercy Corps Indonesia (Wilayah Probobolinggo Jember) dan Ibu Sutika Wati PPL Desa Sidomulyo (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here