Ratusan Anggota Komunitas Dibubarkan Polisi Saat Bagi-Bagi Takjil

6
2444
takjilan
Kegiatan Bagi-Bagi Takjil di depan Kantor Kecamatan Balung yang dibubarkan polisi

JEMBER, BP – Ratusan warga yang tergabung dalam salah satu komunitas sepeda motor, Kamis (21/5/2020) dibubarkan jajaran Polsek Balung, saat menggelar kegiatan bagi-bagi takjil di depan kantor Kecamatan Balung Jember.

Menurut Kapolsek Balung AKP. Miftahul Huda, pembubaran kegiatan takjil ini, dikarenakan situasi Pandemi Covid-19 serta status Kecamatan Balung yang masuk zona merah, selain itu, keterlibatan ratusan komunitas sepeda motor ini juga tidak ada pemberitahuan terlebih dahulu kepada pihak kepolisian.

“Kegiatan mereka sebenarnya bagus, cuma dalam situasi seperti ini, dimana kecamatan Balung juga sudah masuk zona merah, kegiatan ini menjadi tidak bagus, karena selain berkumpulnya orang banyak, juga mengakibatkan gangguan lalu lintas, apalagi dibagikan di depan kantor Kecamatan,” ujar Kapolsek Balung AKP. Miftahul Huda.

Kapolsek menambahkan, pembubaran kegiatan ini juga sebagai upaya pihak kepolisian dalam mencegah penyebaran wabah Covid-19. “Lha ini jumlahnya ada ratusan orang, dan bergerombol, kita kan juga gak tau, siapa dari mereka yang terpapar dan membawa virus, sebagai pelindung dan pengayom kita hanya berupaya agar tidak beresiko tertular,” tegasnya.

Kendati demikian, diakuinya pembubaran dilakukan dengan cara pendekatan dan diminta membubarkan sendiri.

“Dengan cara humanis kita lakukan. Alhamdulillah, setelah kita jelaskan mereka sadar,” tundasnya.

Lebih jauh dirinya berharap, masyarakat untuk bisa sadar dan menahan diri untuk melakukan kegiatan di tengah wabah Corona.

“Ayolah sadar diri dulu, kita doakan Corona ini cepat berlalu. Apalagi membagikan takjil itu baik, tapi resikonya besar,” pungkasnya. (*)

6 KOMENTAR

    • Berita sudah melalui sumber berita, yakni Kapolsek Balung AKP. Miftahul Huda, dan ada bukti rekaman wawancara, silahkan konfirmasi ke Kapolsek kalau memang dianggap berita bohong

    • Pengambilan gambar, selama itu terlihat oleh mata, wartawan tidak perlu izin selama di muka umum, kecuali diruang privacy

  1. Duduk bareng ae wes….gimana.polae Jember selatan Iki kudu kondusif…

    Mas Iwan ayo duduk bareng….dan pihak bharata….ayo tak fasilitasi kapan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here