Rapat Daring Dengan Mendagri Jelang Pilkada, Ini Kata Wabup Jember

    0
    118

    JEMBER, BP – Pelaksanaan Pilkada secara serentak yang diagendakan pada 9 Desember 2020, mulai dibahas dan dirapatkan oleh Pemerintah Kabupaten yang melaksanakan Pilkada bersama dengan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, rapat secara Daring yang diikuti oleh seluruh Daerah ini juga diikuti oleh Bupati Jember dr. Faida MMR dan Wakil Bupati Drs. KH. A. Muqit Arief pada Jumat (5/6/2020).

    Usai rapat, Wabup menyampaikan bahwa rapat diisi dengan saran dan usulan dari berbagai kepala daerah. Saran itu diantaranya mempersingkat masa kampanye pada saat situasi pandemi. Masa kampanye yang 71 hari diminta dipersingkat untuk mengurangi potensi kerawanan.

    Namun, masih kata Wabup, nampaknya  KPU menentukan jangka waktu kampanye 71 hari sudah berdasarkan pertimbangan yang sangat matang. “Maka, masa kampanye tetap dilaksanakan sesuai dengan apa yang sudah diusulkan dan sudah tinggal menunggu pengesahan dari Menkumham,” terangnya.

    Pelaksanaan pemilu dalam masa wabah memerlukan penambahan-penambahan lainnya, karena keperluan dan alat yang dibutuhkan berbeda. Misalnya, perlu penambahan TPS, alat kesehatan, alat cuci tangan, dan sebagainya

    “Maka, hal seperti ini akan ditangani oleh satgas. Kemungkinan satgas akan memenuhi kebutuhan yang semacam itu,” ungkapnya.

    Namun, pemenuhan itu belum final. Sebab, bisa saja KPU melakukan efesiensi. Seperti bimtek tidak dilaksanakan, maupun mempersingkat sosialisasi.

    “Dengan efisiensi dana itu, bisa digunakan untuk memenuhi alat kesehatan. Tergantung nanti perbincangan antara Pemkab dengan KPU,” pungkasnya. (*)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here