Perpres 64/2020 Gelontorkan Bantuan Bagi Peserta JKN-KIS Kelas III

0
38
Kepala BPJS Banyuwangi
kepala BPJS kesehatan cabang Banyuwangi Wahyu Santoso

BANYUWANGI, BP – Pemerintah resmi menetapkan peraturan presiden (Perpres) nomor 64 tahun 2020 yang mengatur mengenai penyesuaian besaran iuran peserta program jaminan kesehatan nasional kartu indonesia sehat (JKN-KIS)

Hal ini disampaikan kepala BPJS kesehatan cabang Banyuwangi Wahyu Santoso, dalam rilis yang di sampaikan kepada media ini mengatakan, bahwa diterbitanya kebijakan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah telah menjalankan putusan mahkamah agung (MA).

“Perlu diketahui juga, Perpres yang baru ini juga telah memenui aspirasi masyarakat, seperti yang disampaikan oleh anggota DPR pusat, Khususnya dari para anggota komisi IX, untuk memberikan iuran bagi peserta pekerja bukan penerima upah(PBPU) mandiri dan bukan kerja kelas III,” jelas Wahyu.

Ia menerangkan, besaran iuran JKN -KIS peserta PBPU dan BP/mandiri untuk bulan Januari, Februari dan bulan Maret 2020,mengikuti perpres nomer 75 tahun 2019, yaitu Rp 160 000, yang untuk kelas I, Rp 110 000 untuk kelas II, Rp 42 000 untuk kelas III, sementara untuk bulang April, Mei dan Juni 2020, besaran iuranya mengikuti perpres nomor 82 tahun 2018,yaitu Rp 80 000 untuk kelas I, Rp 51 000 untuk kelas II, dan Rp 25 500.,untuk kelas III.

“Per 1 juli 2020, iuran JKN- KIS, bagi peserta PBPU dan BP disesuaikan menjadi Rp 150 000 untuk kelas I, Rp 100 000 untuk kelas III, dan Rp 42 000 untuk kelas III,” tutur Wahyu.

Sebagai wujud perhatian dan kepedulian pemerintah terhadap kondisi finansial masyarakat, lanjut Wahyu, pemerintah menetapkan kebijakan khususnya untuk peserta PBPU, dan BP kelas III tahun 2020, iuran peserta PBPU dan BP kelas III, terbayarkan sejumlah Rp 25.000 sisanya sebesar Rp  16 500, diberikan bantuan iuran oleh pemerintah.

“Kemudian pada tahun 2021 dan tahun berikutnya, peserta PBPU dan BP kelas III, membayar iuran Rp 35 000, sementara pemerintah tetap memberikan bantuan iuran sebesar Rp 7 000,” tambahnya.

Wahyu menghimbau kepada peserta JKN-KIS agar selalu menjaga status kepesertaan program JKN- KIS agar selalu aktif dengan cara membayar rutin membayar iuran setiap bulanya. Sampai dengan saat ini, jumblah cakupan kepesertaan progran JKN- KIS di Kabupaten Banyuwangi per juni 2020 mencapai 1,035.466 jiwa atau sebesar 59.25 persen dari total jumblah penduduk di Kabupaten Banyuwangi. ( Indah)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here