Nguliner Malam Hari di Jember

0
191

Punya hobby travelling? Jika anda punya hobby travelling, maka bisa dipastikan juga suka dengan tradisi wisata kuliner. Karena travelling dengan nguliner adalah sesuatu yang tidak bisa dipisahkan. Ketika berkunjung ke sebuah kota, selain akan menelusuri tempat-tempat wisata yang ada, juga mencicipi makanan khas kota tersebut. Dan jika akan meninggalkan kota tersebut, tak lupa membeli oleh-oleh asli daerah.
Saat ini Kabupaten Jember adalah kota yang paling banyak dikunjungi oleh para wisatawan domestik dari kota-kota terdekat, seperti Kabupaten Lumajang, Bondowoso, Situbondo dan Banyuwangi.  Kebanyakan dari para wisatawan domestik ini datang untuk nguliner di sekitar Jember, khususnya bagi mereka yang menggunakan moda transportasi umum seperti kereta api. Menurut pengamatan penulis, karena kereta api adalah alternatif transportasi paling murah dan mempunyai fasilitas seperti AC dengan jam keberangkatan yang fleksibel. Misal dari arah Banyuwangi, kita bisa membeli tiket kereta dengan harga hanya Rp.8.000,- saja, sedangkan dari arah Lumajang bisa dibeli dengan tarif pilihan mulai dari Rp.29.000,-. Untuk dari arah Situbondo dan Bondowoso, hanya ada moda transportasi bis umum, dengan tarif rata-rata Rp.10.000-Rp.15.000,-.
Nah begitu menginjakkan kaki ke kota Jember, anda bisa langsung mendatangi tempat makan yang diinginkan. Banyak tempat makan mulai dari harga yang paling murah ala-ala PKL sampai dengan tarif restoran mahal. Agar mudah menemukannya dan tentunya tidak tertipu rasa, sebaiknya terlebih dahulu cek di google. Saat ini banyak traveller atau food blogger yang mereview tempat makan terhits, disamping bisa menaikkan rating dan jumlah pengunjung, juga  untuk membantu memudahkan para traveller lain mencari dan mencicipi makanan ditempat yang sama.
Datang ke Jember ketika malam hari?? Tidak masalah. Justru pada waktu malam hari, makin banyak pilihan tempat nguliner. Sebut saja sekitar Jalan Jawa yang merupakan jantung dari area kampus yang terkenal dengan pedagang kaki lima. Banyak jenis makanan yang ditawarkan mulai dari nasi goreng, mie goreng, lalapan dan kudapan lainnya. Atau ingin mencoba makanan yang sama tapi ditempat lain, anda bisa ke sekitar Jalan Gajah Mada Kaliwates. Karena pedagang kaki lima ini memang hanya ada pada malam hari.
Disekitar Pasar Tanjung pun ada yaitu Warung Soto AYU yang sudah legendaris dan hanya buka ketika malam menjelang. Pilihan nasi jagung enak dan murah, hanya perlu membayar sekitar Rp.3.000,-an per porsi, anda bisa ke Jalan Dr.Sutomo. Masih disekitar area Pasar Tanjung, tepatnya di Jalan Hos Cokroaminoto, juga ada warung angsle “Sugeng” yang menyediakan angsle, ronde, nasi bungkus dan lain-lain, tentunya saja dengan harga relative murah.
Meskipun Indonesia mengalami bencana karena wabah virus Covid 19, tetapi beberapa tempat makanan ini masih tetap buka dan melayani orderan. Hanya saja para pembelinya yang harus lebih waspada dan menjaga diri. Jika perlu, baiknya memilih tempat makan yang memberi pelayanan take away. Namun apabila dalam kondisi terpaksa untuk dine in, disarankan tetap memakai masker, sediakan tissue basah dan juga handsanitizer. Bahkan untuk menjaga kesehatan dan keamanan diri, ada baiknya membawa peralatan makan sendiri, seperti sendok, garpu dan sedotan.
Sampai dengan saat ini akibat penyebaran virus Covid-19, untuk area Jawa Timur khususnya Jember, tingkat ODP (Orang Dalam Pengawasan) dan PDP (Pasien Dalam Pengawasan) masih tinggi. Ada beberapa orang yang masih tetap harus bekerja diluar dan memang harus membeli makanan diluar, untuk itu tetap berhati-hati, dan lebih selektif memilih tempat makan yang bersih, hygienis dan sehat. (vn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here