Menuju Banyuwangi Besinar, Ini Program LRPPN BI DPD Banyuwangi

0
149
LPRN
Pekerja saat mengemasi kaos produksinya

BANYUWANGI, BP – Lembaga Rehabilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba Bhayangkara Indonesia  (LRPPN BI) DPD Banyuwangi, yang beralamat di Jalan Kepiting nomor 89 Kelurahan Tukang Kayu, Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi, berupaya meningkatkan perannya untuk membantu pemerintah dalam mencegah dan mengobati masyarakat yang ketergantungan narkoba atau warga yang menjadi korban napza.

Karena LRPPN BI DPD Banyuwangi ini, merupakan wadah pemulihan para korban ketergantungan napza dengan program unggulan diantaranya adalah menerima pasien rawat inap (Ranap) dan pasien rawat jalan (Rajal).

Muhammad Hiksan, SPd. MM, selaku ketua LRPPN BI DPD Banyuwangi menjelaskan, setiap harinya, residen (korban pecandu narkoba/napza) yang dirawat terkesan labil.  “Karena itu, LRPPN BI gencar terus mengurus menjalankan program unggulannya. Yaitu program Afterker yang dijalankan oleh pasien di program tiga bulan,” bebernya, Jumat (7/8/20) malam.

Dipaparkan Iksan, panggilan akrab Ketua LRPPN BI Banyuwangi ini, ketika usai menjalani program pemulihan  selama di lembaganya terakhir dengan program afterker. Dimana program dimaksud bertujuan untuk meningkatkan vokasional dalam keterampilan menjahit dan lain-lainnya.

“Pemberdayaan keterampilan ini bertujuan untuk mengembangkan minat bakat para pasien yang ketergantungan narkoba. Supaya mereka bisa beralih pandang menuju masa depan yang lebih baik dan bisa mandiri dalam menjalani hidup sejahtera serta kerja nyata yang positif guna meningkatkan kehidupan perekonomiannya secara mandiri, dan bermanfaat bagi dirinya serta keluarga serta untuk masyarakat luas umumnya,” jlentrehnya.

Dengan program afterker, keterampilan yang sudah didapat dari LRPPN tersebut, utamanya para residen Rajal dan Ranap, bisa mendapatkan program pemulihannya dengan hasil produksi kerja nyata yang sudah bagus dan layak untuk dijual.

“Dalam kesempatan ini, saya mohon dukungan pemerintah dan seluruh stakeholder yang ada di Banyuwangi, juga rekan-rekan baik yang ada di Grup IPWL serta masyarakat  umum lainnya, berkenan membantu dengan cara order seragam kaos olah raga maupun seragam-seragam lainnya, kita siap melayani serta membantu dengan harga bersahabat. Ini semua guna menyambungkan hasil karya para residen agar tidak terputus dan berkelanjutan pekerjaan mereka. Selain itu, yang pasti para residen ini supaya bisa mendapatkan penghasilan untuk kesejahteraan dirinya,” ungkap Iksan.

Di penghujung wawancaranya dengan media ini, Iksan berpengharapan besar atas keberadaan LRPPN BI bisa menjadi salah satu lembaga yang mampu mewujudkan program Banyuwangi Bersih dari narkoba (Banyuwangi Bersinar).

“Semua para residen setelahnya keluar dari sini (kantor rehabilitasi, red), benar-benar pulih dan lupa dengan jaringan maupun kelompoknya yang sudah menjerumuskan kedalam kehidupan suram akibat terjerat narkoba,” tutupnya. (Apong/Jumaat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here