Mau Ikut Pelatihan ke Pasuruan, Pemkab Jember Fasilitasi 3 Difabel Jalani Rapid Test

0
17
rapid
Petugas medis saat melakukan rapid test terhadap difabel yang akan mengikuti pelatihan di Pasuruan

JEMBER, BP – Tiga orang penyandang disabilitas menjalani rapid test di Labkesda di Jalan Dewi Sartika, sebelum berangkat mengikuti pelatihan di Pasuruan. Rapid test itu difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Jember, untuk memenuhi persyaratan ketiganya kembali ikut pelatihan keterampilan.

“Sebenarnya ada empat orang yang akan berangkat. Tapi satu orang ternyata akan menikah, akhirnya tidak bisa ikut berangkat,” terang Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Gatot Triyono.

Menurut Gatot, ketiga difabel ini akan mendapatkan keterampilan melalui pelatihan di Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) Rehabilitasi Sosial Tuna Rungu dan Tuna Daksa di Pasuruan.

Selain itu mereka akan mengikuti berbagai kegiatan pembinaan rohani, motivasi, dan mendapatkan bantuan stimulan.

Seorang pekerja sosial yang mendampingi ketiga penyandang disabilitas itu, Yusuf Zainal Hidayat mengatakan, selain memfasilitasi rapid test, Pemkab Jember juga memfasilitasi pemberangkatan.

“Lebih aman karena berangkat dengan kendaraan dinas,” ucapnya. “Kalau menggunakan angkutan umum malah bahaya, mereka bisa rentan terpapar Covid-19,” katanya.

Salah seorang tuna daksa, Martha Edy Irawan, mengapresiasi usaha pemerintah dalam menjaga kesehatan para penyandang disabilitas.

Menurut dia, rapid test tersebut merupakan langkah yang tepat. Selain sebagai persyaratan mengikuti pelatihan, juga berfungsi untuk mengetahui kesehatan para difabel.

“Kalau kami sakit kan bahaya juga, bisa menulari banyak orang. Terutama para penyandang disabiltas lain yang mengikuti pelatihan di Pasuruan,” pungkas warga Dusun Krajan, RT 03, RW 10, Desa Biting, Kecamatan Arjasa, tersebut. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here