Kenal 1 Bulan, Penjual Kue Asal Umbulsari Dua Kali Renggut Mahkota ABG SMP

0
5899
perkosaan
Orang tua korban saat melaporkan kasus Asusila yang menimpa anaknya di Mapolsek Umbulsari

JEMBER, BP – Entah apa yang ada dipikiran Babon (bukan nama sebenarnya) remaja asal Desa Paleran Umbulsari Jember yang baru berusia 14 tahun dan duduk di bangku SMP ini, ia yang baru 1 bulan kenal dengan Pitek (juga bukan nama sebenarnya) remaja tanggung asal Dusun Jatilawang Desa Tegalwangi Umbulsari Jember yang sehari-hari sebagai bekerja sebagai penjual kue keliling.

Baru satu bulan berkenalan, keduanya sudah dua kali beradegan layaknya suami istri, dimana semuanya dilakukan di rumah Pitek yang masih tetangga desa dengan rumah korban, akibatnya orang tua Babon tidak terima dan melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Umbulsari. “Saya tidak terima anak saya diperlakukan seperti itu, makanya saya melaporkan kasus ini ke pihak Polisi,” ujar DN orang tua korban.

Informasi yang berhasil dihimpun, terungkapnya aib ini berawal dari perkenalan Babon dengan Pitek melalui handphone pada pertengahan Juni bulan lalu, dari perkenalan ini, Pitek mencoba merayu Babon dengan melakukan obrolan dewasa.

Akibatnya, seteguh-teguhnya iman Babon, karena setiap hari diajak ngobrol dewasapun luluh, dan puncaknya pada 27 Juni lalu, Babon yang memasuki puber pertama tertantang dengan obrolan dewasa yang dilancarkan oleh Pitik, dan malam itu ia masuk kamar dirumahnya untuk pura-pura tidur, namun pada jam 10 malam, Babon keluar lewat Jendela dan menemui Pitek yang sudah menunggu diluar rumahnya.

Kemudian keduanya menuju rumah Pitek untuk melakukan adegan suami istri. Ternyata adegan pertamanya ini membuat keduanya dengan ketagihan kenikmatan sesaat, dan pada 6 Juli kerduanya kembali melakukan adegan suami istri lagi, dengan cara yang sama.

Namun sepandai-pandainya menyimpan rahasia, DN orang tua korban pun curiga, karena saat di cek di kamarnya, Babon tidak ada didalam kamar, akhirnya dicari dan ditemukan berada di rumah Pitek, setelah di interogasi, Babon bercerita kalau sudah dicabuli oleh Pitek.

“Saya curiga anak saya setiap malam tidak ada di dalam kamarnya, setelah saya cari, ternyata ketemu dirumah pelaku, bahkan saat saya di sana, ia baru keluar dari kamar pelaku, setelah saya apa yang sudah dilakukan, anak saya cerita kalau sudah dicabuli pelaku dua kali,” ujar DN.

Sementara petugas Polsek Umbulsari saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tindak asusila yang dilaporkan oleh warga Desa Paleran, bahkan saat ini pelaku sudah diamankan bersama dengan barang bukti kasur lipat warna biru, dan pakaian korban.

“Pelaku sudah diamankan beserta barang buktinya, pelaku terancam penjara 15 tahun sesuai dengan UU nomor 35 pasal 82 ayat 2 dan ayat 1, tentang Perlindungan anak,” ujar petugas. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here