Kembangkan Perekonomian Wisata Lewat BUMDes, LPM Jember Apresiasi Desa Sidodadi

0
306
Plt. ketua LPM Jember pada acara peresmian Rest Area Kembang Jati Desa Sidodadi

JEMBER, BP – Peresmian dan tasyakuran wisata Kuliner Rest Area Kembang Jati yang dikemas dengan julukan “Dewi (Desa Wisata) Kalimayang” milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sukamakmur Desa Sidodadi Kecamatan Tempurejo Jember di apresiasi Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kabupaten Jember.

Indi Naidha selaku Plt. Ketua LPM Jember, yang hadir langsung pada peresmian tersebut mengatakan, bahwa apa yang dilakukan oleh BUMDes Desa Sidodadi Kecamatan Tempurejo ini layak untuk diapresiasi, selain menjadi destinasi wisata, keberadaan Rest Area Kembang Jati ini bisa mengangkat perekonomian warga sekitar.

“Saya sangat mengapresiasi atas kemandirian desa dalam upaya peningkatan pendapatan desa dan kesejahteraan warganya, untuk mengembangkan usaha semacam ini, terlebih di masa pandemi, harus ada sinergi antar pihak, dan kami dari LPM siap bermitra dengan pemerintah Desa Sidodadi,” ujar Indi Naidha Kamis (31/12/2020).

Indi menjelaskan, bahwa LPM sendiri keberadaanya sudah diatur dalam undang-undang nomor 6 tahun 2014 tentang Desa, dimana LPM memiliki 5 fungsi didalam pembangunan desa, diantaranya Melakukan pemberdayaan masyarakat Desa, terlibat dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan, Menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat, Menyusun rencana, melaksanakan, mengendalikan, melestarikan dan mengembangkan hasil pembangunan secara partisipatif, serta Menumbuhkan dan mengembangkan serta menggerakkan prakarsa, partisipatif swadaya serta gotongroyong masyarakat.

“Ini Perlu sinergi aktif antara pemerintahan desa dgn LPM desa karena memang dalam undang undang no 6 tahun 2014, LPM adalah mitra pemerintahan desa dan LPM siap melaksanakan fungsinya sebagai wadah aspirasi masyarakat dalam membantu pemerintahan desa,” Jelasnya.

Sementara Hadi Sucipto selaku Direktur BUMDes Sukamakmur Desa Sidodadi, dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa dasar dari pembuatan Rest Area Kembang jati Desa Wisata Kalimayang tersebut, berawal dari adanya peraturan menteri dalam negeri serta adanya kerjasama Poktan dengan perhutani jember.

“Ide pembuatan rest area Kembang Jati ini sebenarnya terkait adanya regulasi permendag nomor 13 tahun 2020, apalagi setatus desa sidodadi yang berdekatan dengan Kawasan Hutan Bantuan Desa (KHBD) yang sudah dikerjasamakan antara Perum Perhutani Jember bersama gabungan kelompok hutan Sidodadi dengan pola kemitraan,” ujar Hadi.

Ditempat yang sama, Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kalimayang Desa Sidodadi Jeri Zarkasi kepada media ini mengatakan, bahwa pihaknya pembangunan lapak di rest area ini dikerjakan oleh masyarakat desa yang tergabung dalam Pokdarwis, dengan harapan bisa memberikan dampak perekonomian kepada warga sekitar.

“Proses pembangunan Rest area kembang jati seperti mendirikan lapak dan sarana lainnya, semua dilakukan oleh teman – teman pokdarwis, harapannya untuk memberdayakan masyarakat supaya ada peningkatan roda perekonomian bagi masyarakat desa Sidodadi, dimana masyarakat disini rata-rata hanya berprofesi sebagai petani,” ujar Jeri.

Walau Demikian, Jeri optimis, dengan bersinergi dan bermitra dengan berbagai pihak, Rest Area Kembang Jati ini bisa berkembang, walau sebagian besar berprofesi sebagai petani. “Insya Alloh dengan bermitra dan bersinergi dengan berbagai pihak, seperti LPM dan lainnya, tempat ini bisa berkembang,” pungkas Jeri. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here