Jelang Masa Kampanye, Gus Riza Gelar Tasyakuran dan Doa Bersama Anak Yatim

    0
    148

    BANYUWANGI, BP – Menjelang masa Kampanye yang akan dimulai pada Sabtu (26/9/2020) dan pasca penetapan nomor urut pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi dalam Pilkada 2020, dimana pasangan Yusuf Widyatmoko – KH. M. Riza Aziziy M.IEB (Yusuf-Riza) mendapatkan nomor urut 1, Jumat (25/9/2020) Gus Riza yang juga pasangan dari Bacabup Yusuf Widyatmoko menggelar tasyakuran dan doa bersama dengan anak yatim dan duafa.
    Tidak hanya itu, acara tasyakuran dan doa bersama anak yatim dan dhuafa yang digelar di kediaman yang baru ditempati Gus Riza di Desa Genteng Kulon Kecamatan Genteng Banyuwangi ini, juga diharidi oleh masyarakat dan juga tokoh masyarakat serta sejumlah ulama.
    Drs. M. Sudjoko salah satu tokoh masyarakat sekitar sekaligus penanggung jawab acara tasyakuran dan doa bersama ini, mengatakan bahwa dirinya selaku penanggung jawab acara mengatakan, bahwa acara tasyakuran dan doa bersama ini merupakan tasyakuran pertama sejak Gus Riza memantabkan maju dalam Pilkada di Banyuwangi dan dinyatakan lolos mendampingi Yusuf Widyatmoko.
    Apalagi Gus Riza yang asli kelahiran Blokagung ini menempati rumah barunya di Desa Genteng Kulon, sehingga acara tasyakurannya digelar secara bersamaan. “Saya selaku penanggung jawab acara, sengaja mengadakan tasyakuran ini untuk memperkenalkan kepada warga, bahwa saat ini Gus Riza menjadi warga di Desa Genteng Kulon, sehingga ke depan tidak ada miss komunikasi antar tetangga,” ujar Sudjoko.
    Sudjoko menambahkan, pihaknya juga mengundang beberapa anak yatim dan dhuafa untuk menerima santunan, hal ini sebagai wujud rasa syukur atas lolosnya pendaftaran Gus Riza mendampingi Yusuf Widyatmoko dalam Pilkada di Banyuwangi terlebih proses mulai dari validasi dan verifikasi yang dilakukan Gus Riza juga tidak mudah.
    “Mudah-mudahan dengan doa dari anak yatim dan dhuafa, serta masyarakat Desa Genteng Kulon khususnya, serta masyarakat Banyuwangi pada umumnya, bisa mengantarkan Gus Riza menjadi Wakil Bupati mendampingi pak Yusuf Widyatmoko,” ujar Sudjoko.
    Sementara KH. Ahmad Hisyam Syafaat selaku pengasuh Pondok Pesantren Darussalam Blokagung sekaligus orang tua dari Gus Riza, dalam kesempatan tersebut mengatakan, bahwa memang selama ini Gus Riza dalam 15 tahun terakhir lebih banyak waktunya tinggal di luar Banyuwangi.
    Dan rencana Gus Riza untuk kembali ke Banyuwangi dan menetap di tanah kelahirannya sudah direncanakan akan dimulai sekitar 5 tahun lagi, namun atas izin Alloh, Gus Riza kembali ke Banyuwangi lebih cepat dari rencana.
    “Memang beberapa waktu yang lalu sudah direncanakan, kalau Gus Riza akan kembali menetap di Banyuwangi sekitar 4-5 tahun lagi, namun rupanya Alloh mendengarkan doa kami dan atas izin Nya, Gus Riza kembali bisa kembali menjadi warga Banyuwangi tahun ini, hal ini tidak lepas karena doa seluruh santri dan momen Pilkada ini sebagai perantaranya,” ujar KH. Ahmad Hisyam.
    Dalam kesempatan tersebut, KH. Ahmad Hisyam juga mengatakan, bahwa perkara apapun jika datang secara tiba-tiba, terlebih berurusan dengan masyarakat banyak, biasanya akan mendapatkan kelancaran.
    “Mugo mugo barang.. Endi endi barang tekone ndadak, lek urusane masyarakat insyaallah barokah, Alhamdulillah Banyuwangi cuma dua calon, alhamdulillah dapat nomor urut satu, (Semoga sesuatu yang datangnya tiba-tiba, dan berurusan dengan hajat orang banyak, Insya Alloh Berkah, dan Alhamdulillah di Banyuwangi Cuma ada dua calon, dan Gus Riza mendapat nomor urut satu)”,” pungkas Yai Hisyam panggilan KH. Ahmad Hisyam Syafaat,
    Tidak lupa dalam kesempatan tersebut, KH. Ahmad Hisyam juga menyempatkan diri untuk menyanyikan lagu “Puk Ame-Ame Belalang Kupu, Ayo Rame Rame Coblos Nomor Satu” (*)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here