Ini, Pesan Ketua PWI Banyuwangi Menghadapi Pesta Demokrasi

0
196

SITUBONDO BP -Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Banyuwangi, Saifuddin Mahmud, saat menjadi nara sumber Peringatan Hari Pers Nasional ke 74 tahun 2020 yang diselenggarakan Polres Situbondo mengatakan, dalam menghadapi pesta demokrasi wartawan harus bertindak profesional dan tidak membuat berita adu domba, Selasa (18/2/2020).
“Dalam menghadapi pilkada langsung, wartawan harus mengedepankan profesionalisme dan independen dalam menuangkan tulisan pada sebuah berita. Sebab, jika seorang wartawan tidak bisa mengedepankan keprofesionalan dalam mensajikan sebuah berita pilkada langsung, maka akan berdampak fatal pada sang wartawan itu sendiri,” kata Saifuddin Mahmud yang juga menjabat sebagai Pimpinan Redaksi Radar Banyuwangi Jawa Pos Graop.
Lebih lanjut, Udin, panggilan akrab Saifuddin Mahmud menjelaskan, peran media massa pada pesta demokrasi pemilihan calon bupati dan wakil bupati yang akan diselenggarakan secara serentak pada tanggal 23 September 2020 sangat signifikan dan mewarnai. “Untuk itu, saya himbau agar wartawan santun dalam bermedia. Santun bermedia itu, artinya wartawan ikut mengawal proses demokrasi untuk menentukan pemimpin yang benar-benar bermanfaat untuk kepentingan masyarakat ,” jelas Udin.
Peran media massa dalam mengawal pesta demokrasi, sambung Udin, juga mencari pemimpin yang bermartabat pilihan rakyat dan pemberitaan yang berimbang serta tidak propokatif akan membuat suasana pilkada langsung aman, damai serta kondusif.

“Sah-sah saja seorang wartawan membuat berita yang greget atau tajam, tapi asalkan tetap dalam kolidor jurnalistik,” jelan mantan wartawan Radar Banyuwangi yang bertugas di Kabupaten Situbondo pada tahun 1999 an.
Untuk itu, Ketua PWI Kabupaten Banyuwangi ini, berpesan kepada rekan-rekan wartawan di Kabupaten Situbondo, untuk selalu mengedepankan atau menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dalam menuangkan tulisannya pada pesta demokrasi pemilihan calon bupati dan wakil bupati yang akan berlangsung secara serentak tanggal 23 September 2020 mendatang.
“Pada pesta demokrasi, saya berharap kepada teman-teman untuk melakukan tugas jurnalistik dengan baik, profesional sesuai dengan kaidah jurnalistik dan memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh nara sumber serta mematuhi Undang Undang Republik Indonesia N0. 40 Tahun 1999 tentang Pers,” pungkas Udin. her

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here