Di Sidomulyo 4 Warganya Positif DBD, PMI Jember Lakukan Fogging

0
82
Petugas PMI Jember saat melakukan fogging di rumah warga di Desa Sidomulyo

JEMBER, BP – 40 rumah milik warga di Dusun Rowotengu RW 05 dan 06 Desa Sidomulyo Kecamatan Semboro, Kabupaten Jember, menjadi sasaran pengasapan atau fogging PMI Jember, Rabu (17/6/2020). Foging ini dilakukan, menyusul 4 warga di lingkungan tersebut yang positif menderita Demam Berdarah Dengue (DBD). Hal ini disampaikan Ghufron Eviyan Efendi selaku Humas PMI Cabang Jember Rabu (17/6/2020).

“Awalnya ada permintaan dari Pemdes Desa Sidomulyo pada kami, karena warga khawatir setelah dilingkungannya ada yang positif kena DBD, tidak ingin semakin menyebar, warga menyampaikan ke Pemdes, untuk selanjutnya di teruskan ke kami untuk dilakukan pengasapan,” ujar Ghufron.

Pihaknyapun langsung melakukan survey dan assesment di lokasi, dengan menerjunkan tim foging untuk melakukan pengasapan guna mencegah dan memberantas nyamuk aedes aegypti yang menyebarkan DBD

 “Pengasapan dilakukan di rumah warga yang ada anggota keluarganya positif DBD, dan berjarak 100 meter dari titik rumah penderita DBD dengan cara melingkar,” ujar Ghufron.

Sementara Kepala Desa Sidomulyo Kecamatan Semboro Wasiso, kepada media ini mengatakan, pengasapan ini dilakukan sebagai upaya antisipasi meluasnya penyebaran wabah DBD di lingkungan desanya.

“Kami melakukan fogging menindaklanjuti informasi dari ketua RW yang mengabarkan adanya Empat warga yang positif terjangkit DBD. Dan alhamdulillah hari ini tim fogging PMI Jember melakukan pengasapan, semoga upaya ini dapat membunuh nyamuk dewasa,” terangnya.

Didampingi Babinsa, kader posyandu serta perangkat desa Kades Wasiso juga mengatakan kegiatan fogging ini merupakan salah satu cara untuk mematikan dan memotong siklus penyebaran nyamuk aides aegypti.

“Kami terus menghimbau kepada warga agar peduli dan menjaga lingkungan supaya tetap bersih, salah satu caranya jangan membuang sampah sembarangan,” jelasnya.

Dia menambahkan, warga dapat berperan serta dengan langkah 3M, yakni menguras, menutup, dan mengubur barang yang tidak diperlukan. “Sebab barang-barang yang tidak terpakai ini berpotensi menjadi sarang nyamuk penyebab DBD apalagi sekarang pergantian musim penghujan ke musim kemarau,” ucapnya.

Kades Wasiso juga menyampaikan ucapan terima kasih atas keterlibatan Koramil, PMI Kabupaten Jember serta warga. “Sinergi seperti ini sangat bagus, tentu saya berharap kegiatan seperti ini dapat di laksanakan secara berkala,” pungkasnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here