Bahas Rancangan Perbup New Normal, Kapolres Minta Masyarakat Patuhi Aturan

0
15
stb
Situasi pembahasan rancangan perbup new normal (Foto/heru)

SITUBONDO BP – Kendati wilayah Kabupaten Situbondo masih dinyatakan zona merah COVID-19, namun Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan COVID-19 Kabupaten Situbondo melakukan membahasan Perbup New Normal, Selasa (30/6/2020).

Pembahasan rancangan Perbup New Normal yang berlangsung di lantai II Pemkab Situbondo tersebut dipimpin oleh Dandim 0823 Situbondo Letkol Inf Akmad Juni Toa, SE, MI.Pol, Kapolres Situbondo AKBP Sugandi SIK, M.Hum, dan Sekretaris Daerah Drs. H. Syaifullah MM.

Kapolres Situbondo AKBP. Sugandi SIK, M.Hum dalam arahannya menjelaskan bahwa, dalam Telegram Kapolri diterangkan daerah-daerah yang akan melaksanakan new normal adalah daerah yang mempunyai zona kuning dan hijau. Sedangkan yang zona merah, seperti Kabupaten Situbondo akan disesuaikan. “Saat ini, kita masih melihat banyak masyarakat Kabupaten Situbondo yang mengabaikan penggunaan masker sebagai alat pelindung diri. Oleh karena itu, saat pemberlakuan Perbup New Normal atau adaptasi kebiasaan baru di tengah wabah COVID-19, kita akan terus bekerja melakukan pemantauan,” tuturnya.

Untuk itu, sambung Kapolres Sugandi, dalam pembahasan Perbup New Normal ini harus ada sanksi tegas untuk masyarakat yang tidak patuh dengan prosedur atau protokol yang berbasis pada kesehatan dan kebersihan seperti jaga jarak, pakai masker, cuci tangan secara rutin dengan sabun dan menghindari kerumunan.

“Untuk memberikan efek jera terhadap masyarakat yang tidak patuh pada protokol kesehatan COVID-19, maka dalam Perbup New Normal harus ada sanksi kepatuhan untuk masyarakat. Untuk itu, masyarakat harus tetap menerapkan Physical Distancing, tetap menggunakan masker, dan selalu mencuci tangan menggunakan sabun di air mengalir,” harap Kapolres Situbondo.

Terkait dengan pengawasan saat New Normal, imbuh Kapolres, Polres Situbondo bersama dengan TNI Kodim 0823/Situbondo serta instansi terkait lainnya akan terus melakukan pengawasan di pusat-pusat keramaian dan tempat-tempat wisata. her

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here