Abaikan Protokol Kesehatan, Muspika Balung Bubarkan Pengunjung RTH

0
120
Bubar
jajaran Muspika Balung saat melakkan pembubaran secara Humanis kepada pengunjung RTH

JEMBER, BP  – Petugas gabungan dari Polsek, Koramil dan Satpol PP Kecamatan Balung membubarkan pengunjung Ruang Terbuka Hijau (RTH) Balung, Kecamatan Balung, Kabupaten Jember yang mengabaikan protokol kesehatan ditengah kondisi mewabahnya Covid 19, Sabtu (27/6/2020) malam.

“Dimasa transisi new normal ini kami tidak melarang bagi masyarakat yang keluar rumah ataupun menjalankan usahanya berdagang. Namun untuk memutus mata rantai penyebaran covid 19, masyarakat harus mentaati protokol kesehatan seperti mengenakan masker dan lain sebagainya, sedangkan pengunjung RTH banyak yang mengabaikan ini semua,” kata Kapolsek Balung, AKP Miftakhul Huda seusai melakukan kegiatan.

Kapolsek menambahkan, bahwa RTH ini merupakan ruang publik yang keseharianya didatangi oleh ratusan bahkan ribuan pengunjung dari berbagai desa yang ada di wilayah Jember Selatan. Namun, hampir 95 persen pengunjung yang ada mengabaikan protokoler kesehatan (tidak mengenakan masker). Maka untuk menyadarkan mereka (pengunjung) akan pentingnya terhadap protokol kesehatan pihaknya dari Muspika bersama – sama melakukan kegiatan pembubaran secara humanis.

“Masyarakat yang tidak mengenakan masker kita suruh bubar pulang atau membeli jika ada yang berjualan masker disekitar kawasan RTH Balung,”terangnya.

Ia menambahkan, selain harus bermasker masyarakat juga dihimbau untuk jaga jarak (physical distancing) saat bersantai menikmati fasilitas RTH tersebut. Dirinya berharap jangan sampai di RTH ini menjadi cluster baru Covid 19.

“Sekali lagi kami tidak pernah melarang masyarakat untuk melakukan aktifitasnya diluar rumah. Baik itu berjualan ataupun hanya sekedar santai dikawasan RTH ini selama pengunjung dan pedagang mentaati protokol kesehatan. Apalagi Balung masuk zona merah Covid 19,”pungkasnya.

Bambang salah satu warga sekitar mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Muspika Balung, menurut Bambang, apa yang dilakukan oleh jajaran Muspika, adalah untuk melakukan pencegahan dan antisipasi, jangan sampai masa transisi New Normal ini justru menjadi lonjakan terhadap penyebaran Covid-19.

“Memang dibutuhkan kesadaran semua pihak, Baik itu pengunjung dan para pelaku usaha yang ada di kawasan RTH Balung. Ia berharap, lebih baik mengantisipasi terlebih dahulu mumpung sebelum terjadi agar tidak merugikan semua pihak,” pungkasnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here